Senin, 12 Februari 2018 00:00

Desa Wisata Kreatif Terong Terus Berbenah Diri Dalam Menyambut Kedatangan Wisatawan

Desa wisata kreatif Terong yang termasuk kedalam wilayah Kecamatan  Sijuk yang berjarak kurang lebih 17 km dari pusat kota Tanjungpandan ini semakin hari semakin terus berbenah diri dalam menyambut kedatangan wisatawan ke desa mereka. Salah satu terobosan unik yang dilakukan oleh Desa Wisata Kreatif Terong ini adalah dengan memanfaatkan kolong atau bekas galian tambang menjadi lokasi pemancingan dan arena bermain air yang diperuntukan untuk anak-anak dengan produk kuliner lokal sebagai perpaduan yang sangat pas yang bisa ditawarkan kepada para pengunjung.

Memang ada banyak alternatif yang ingin disajikan desa ini kepada para wisatawan yang berkunjung seperti halnya mereka punya wisata alam berupa susur mangrove dan Kelompok Bukit Tebalu Simpor Laki yang puncaknya langsung mengarah ke lautan menghasilkan produk wisata alam perbukitan, hiking, dan bumi perkemahan, selain itu juga mereka memiliki wisata agro yang dikelola oleh kelompok tani Agrowisata Aik Pok yang diketuai oleh Maulid dengan produk wisata edukatif untuk para pelajar. Salah satu andalan dari  Desa wisata kreatif Terong ini adalah aliran sungai kecil atau yang biasa disebut aik arongan ini juga menjadi salah satu andalan yang ramai dikunjungi oleh wisatawan daerah maupun luar daerah. Disini kita bisa menikmati sensasi berbeda mandi di aliran sungai kecil yang saat ini sangat sulit ditemui keberadaannya untuk mereka yang tinggal jauh dari pedesaan. Selain itu juga mereka menawarkan paket-paket wisata unik seperti nyungkor, nyumek, ngeremis, mancing bejaor, nyulo, mukat dan belajar nganyam.

Desa Wisata Kreatif Terong pada Tahun 2017 mendapat fasilitasi diantaranya dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia berupa dua unit sepeda motor roda tiga untuk Komunitas Agrowisata dan lokasi wisata Aik Rusa Berehun, pembangunan toilet di empat lokasi wisata yaitu di Aik Rusa Berehun, Bukit Tebalu Simpor Laki, lokasi mangrove dan agrowisata dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, cottage dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, bantuan alat-alat homestay dari Tim Percepatan Homestay serta bantuan dana dari CSR  salah satunya bantuan berupa peningkatan produk olahan agrowisata dari sekedar panen sayur sawi menjadi olahan sawi krispi dan kue bolu sawi serta penambahan kelengkapan untuk penerangan dilokasi Aik Rusa Berehun dari PT.PLN Persero. (asef amiruddin)

Sumber:


Komentar Berita

Kirim Komentar

Nama
Komentar
Security Code