Senin, 9 April 2018 00:00

GERAKAN KEAMANAN PANGAN DESA SEBAGAI BAGIAN DARI KONSEP DESA WISATA

Berbicara mengenai pariwisata tentu tidak akan penah terlepas dari aktivitas masyarakat didalamnya. Berbagai komponen pendukung seperti SDM, objek wisata serta kemampuan pemerintah bekerjasama dalam mengembangkan dan mengelola pariwisata itu sendiri menjadi bagian penting dalam kemajuan pariwisata suatu daerah.

Saat ini desa wisata menjadi salah satu primadona bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara. Di Kabupaten Belitung melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung telah memberikan Pelatihan Desa Wisata sehingga siap untuk dikunjungi, seperti Desa Seliu, Desa Suak Gual, Desa Terong, Desa Keciput dan masih banyak lagi. Desa-desa tersebut dinilai telah memiliki 3 aspek penting yaitu atraksi, akses dan amenitas yang mendukung kepariwisataan guna menawarkan pilihan lain bagi wisatawan dalam berwisata.

Sebagai bagian dari 10 destinasi prioritas nasional, Kabupaten Belitung tentu harus tanggap terhadap setiap peluang dan tantangan yang ada. Salah satu peluang yang diambil adalah dengan membuat makanan olahan untuk dijadikan buah tangan wisatawan. Untuk menjaga keamanan dan kualitas produk olahan tersebut Badan POM turut membina masyarakat Belitung melalui Program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) pada Rapat Advokasi Kelembagaan dalam rangka Gerakan Keamanan Pangan Desa tanggal 5 April 2018 bertempat di Hotel Puncak Belitung. Kegiatan yang dihadiri oleh PJs Bupati Belitung, OPD Kabupaten Belitung dan Kepala Balai POM Pangkalpinang beserta jajarannya bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat desa dalam menjamin kebutuhan pangan yang aman sampai pada tingkat perseorangan. memperkuat ekonomi desa dengan pemberdayaan komunitas desa dengan melibatkan Ibu Rumah Tangga, PKK, Industri Rumahan dan sebagainya.

Harapannya tidak lain untuk menghasilkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap keamanan pangan. Tentunya Belitung ingin seperti Lombok yang dipercaya dan mendapat sertifikat halal. Karena kuliner sebagai salah satu point dalam berwisata. (Nitha Yusista)

Sumber:


Kirim Komentar

Nama
Komentar
Security Code