Senin, 30 September 2019 00:00

Pemerintah Kabupaten Belitung Peduli Bencana Kabut Asap

Pada 17 September 2019, Polres Belitung, Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung, Kodim 0414 Belitung serta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Rumah Sakit Utama membagikan sejumlah masker untuk masyarakat umum yang melewati area Satam Square pada sore hari. Wakil Bupati Belitung terlihat membagikan masker secara langsung. Karena pembagian dilakukan di pusat kota yang strategis, banyak sekali masyarakat yang merasa senang dengan aksi pembagian masker ini.  
Pembagian masker ini dilaksanakan dalam rangka mencegah pencemaran udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (KAHUTLA). September kali ini memang terjadi banyak sekali kasus KAHUTLA, terutama di pulau Sumatera dan Kalimantan. Hal ini disebabkan oleh ulah manusia yang membakar hutan secara sengaja maupun tidak sengaja. Api yang tidak segera  dimatikan dapat menyebar dengan cepat karena musim kemarau yang menyebabkan kekeringan air dan tumbuhan.
Kabut asap yang melanda Belitung merupakan kiriman dari KAHUTLA di Kalimantan karena saat ini sedang bertiup angin timur dan tenggara sehingga kabut asap terbawa kearah Belitung dan sekitarnya. Disamping itu, kualitas udara juga menurun akibat beberapa kebakaran di Bangka Belitung yang mencapai 73 titik api.
Kabut asap ini mulai muncul dan terlihat jelas di Belitung pada 15 Agustus 2019 yang tentunya membuat kualitas udara menurun dan sangat mempengaruhi kesehatan banyak orang. Oleh karena itu, pemerintah daerah dengan cepat mengambil tindakan untuk melakukan pembagian masker kesehatan untuk mencegah pencemaran udara.
Pemerintah daerah sudah bertindak, pemadam kebakaran akhir-akhir ini sibuk memadamkan api di daerah-daerah di Belitung. Untuk itu, masyarakat juga harus bertindak untuk menyikapi kekeringan yang sedang melanda, salah satunya dengan tidak membakar hutan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan tetap menghemat air. Menggunakan masker saat keluar rumah juga harus dilakukan agar kondisi tubuh tetap terjaga, mengingat banyak debu dan terdapat kabut asap dampak dari pembakaran hutan berdampak buruk bagi kesehatan manusia.(sigit)
Sumber:


Kirim Komentar

Nama
Komentar
Security Code