Senin, 21 Desember 2020 00:00

KEMENPAREKRAF BANGKITKAN PARIWISATA BELITUNG MELALUI GERAKAN BISA OK

Pulau Belitung kembali dipercaya untuk melaksanakan kegiatan Gerakan BISA. Hal ini dapat dibuktikan melalui Gerakan BISA OK yang merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan setelah Gerakan BISA I di Belitung Mangrove Park pada tanggal 12 – 13 Agustus 2020 lalu. Gerakan BISA OK dilaksanakan oleh Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Geosite Bukit Peramun, Desa Air Selumar, Kecamatan Sijuk.
Gerakan BISA OK (Bersih, Indah, Sehat dan Aman) dilaksanakan dalam rangka penguatan kapasitas pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Belitung pada New Normal Era diperlukan peran dan partisipasi masyarakat. Dalam kegiatan ini akan memberdayakan para pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, untuk berpartisipasi dalam menjaga kebersihan, keamanan, kesehatan dan keindahan di daya tarik wisata yang dikelola oleh masyarakat lokal. Selain untuk membangkitkan semangat para pelaku industri pariwisata tujuan lainnya yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah mengkampanyekan protokol kesehatan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak atau menerapkan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, & Environmental Sustainability). 
Gerakan BISA OK yang dilaksanakan pada tanggal 8 November 2020 ini, memiliki beberapa rangkaian kegiatan seperti mengecat area spot foto, memasang kayu di jalur trekking dan membersihkan kawasan Geosite Bukit Peramun. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, pertama-tama dimulai dengan sambutan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung yaitu Bapak Drs. Jasagung Hariyadi, M.Si, yang dilanjutkan dengan sambutan Bapak Ir. Hermanto selaku Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Pengarahan dan pembukaan acara oleh Bapak Nurwan Hadiyono selaku Koordinator Hubungan Antarlembaga Dalam Negeri. Sebelum kegiatan dilaksanakan, pertunjukkan Tarian Selamat Datang juga memeriahkan pembukaan Gerakan BISA OK. 
Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan alat kerja untuk mendukung kelancaran kegiatan. Selanjutnya pengarahan oleh Ketua Arsel Community sekaligus pengelola dari Geosite Bukit Peramun bertujuan untuk membagi tim kedalam beberapa kelompok untuk membersihkan kawasan.
Adapun peserta yang mengikuti kegiatan Gerakan BISA OK merupakan stakeholder pariwisata, yang terdiri dari kelompok sadar wisata, asosiasi dan para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dan di Kabupaten Belitung. Hasil akhir yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah meningkatnya kebersihan dan penerapan protokol kesehatan di destinasi pariwisata serta terpenuhinya fasilitas kebersihan di destinasi pariwisata di Kabupaten Belitung.(fahri)
Sumber:


Kirim Komentar

Nama
Komentar
Security Code